Sabtu, 27 November 2010

Kutukan Kagutaba

"I want the truth. No matter how terrifying, I want the truth."
(Kobayashi Masafumi)


Satu lagi film horor Jepang terbaik yang pernah ada, menurut saya. Judulnya Noroi (The Curse). Jangan bayangkan film ini seperti The Ring ataupun Ju On yang penuh dengan adegan hantu yang bentuknya menjijikkan (nggak seram kalo menurut saya) dan muncul secara tiba-tiba. No no no.

Noroi diproduksi tahun 2005 dan disutradarai oleh Koji Shiraishi. Film ini sebenarnya adalah film dokumenter yang menceritakan tentang jurnal seorang jurnalis spesialis supernatural, Kobayashi Masafumi dan kameramennya, Miyajima. Di awal film, penonton disuguhkan dengan 'ending' film dengan adegan yang menceritakan keberadaan Kobayashi yang hilang secara misterius dan istrinya yang tewas akibat kebakaran di rumahnya. Oh iya alur film ini maju-mundur sehingga yang diceritakan selanjutnya adalah perjalanan Kobayashi sebelum dia menghilang. Sangat menarik. Nah, balik lagi ke Kobayashi Masafumi dan Miyajima. Suatu hari, pada bulan November 2002, Kobayashi mendapat klien seorang ibu rumah tangga dan anaknya yang mengeluhkan suara tangisan bayi setiap malam. Tangisan bayi itu berasal dari rumah tetangganya yang aneh, Ishii Junko dan anaknya. Ketika diklarifikasi pada si tetangga, Kobayashi malah dimarahi dan disemprot habis-habisan oleh Junko. Kobayashi memang sudah merasa bahwa Junko itu aneh, apalagi rumahnya yang lebih aneh lagi. Beberapa hari kemudian, Kobayashi mendatangi kliennya tersebut dan mendapat informasi kalau si Junko dan anaknya sudah pindah dan suara tangisan bayi itu sudah nggak terdengar lagi.

Lima hari kemudian, ibu rumah tangga tersebut dan anaknya tewas dalam kecelakaan mobil.

Selanjutnya, Kobayashi bertemu dengan seorang anak perempuan yang mempunyai kemampuan supernatural, bernama Yano Kana. Kana dipertemukan oleh Kobayashi setelah anak tersebut mengikuti sebuah kelas eksperimental yang nantinya akan mengubah hidup Kana selamanya.

Beberapa hari setelah Kobayashi bertemu Kana, anak itu menghilang.

Kobayashi bertemu lagi dengan seorang artis perempuan yang mempunyai indra keenam dan nantinya Kobayashi akan sangat terbantu dengan adanya tokoh tersebut. Ada lagi, seorang paranormal aneh yang menutupi tubuhnya dengan alumunium foil bernama Hori.

Lalu ada lagi kebiasaan aneh dari beberapa tokoh yang suka menjalin kain atau tali atau menggambar semacam rantai secara tidak sadar.

Ternyata, semua tokoh dan kebiasaan yang ditemui oleh Kobayashi yang sudah saya sebutkan tadi, saling berkaitan dengan sebuah ritual aneh di sebuah desa yang sudah ada ratusan tahun lalu, yang disebut dengan Kagutaba.

----------------------------------------------------------------------------------

Jujur, ketika saya melihat trailernya untuk pertama kali (sebelum nonton), saya nggak takut. Teman saya, Azam merekomendasikan film tersebut dengan menandai akun Facebook saya di link trailernya. Dalam bayangan saya, "Ah paling cuma kayak Dunia Lain". Ternyata saya salah sangka. Sepanjang menonton film tersebut, saya nggak henti-hentinya deg-degan dan penuh dengan rasa penasaran. Hal yang jarang sekali saya temui ketika nonton film horor.
Makanya, kalau boleh dibilang, film ini jeniuuuuuuuuuus sekali dengan banyak 'u'. Serius deh. Nggak kayak film horor lainnya, film ini akan memberikan efek tersendiri bagi para penontonnya setelah menonton. Termasuk saya. Dan jangan heran kalau di film ini nyaris nggak ada penampakannya. Oke, saya kasih clue: cuma ada TIGA penampakan di film ini, tapi berhasil bikin saya merinding sepanjang nonton film ini.

HIGHLY RECOMMENDED buat kalian yang membaca postingan ini.

Saran menonton:

1. Jangan nonton rame-rame. Susah dapat feel-nya. Nonton sendiri lebih asoy
2. Tontonlah di malam hari atau menjelang maghrib (haha)
3. Kalau nonton di laptop, pakai headset
4. Sebelum dan sesudah menonton film ini, bagi yang muslim, disarankan membaca ayat Kursi
5. Kalau nonton di laptop, jangan diselingi main game atau ngenet. Fokuslah. Haha
6. Tanyalah pada diri sendiri dan diskusikan dengan kawanmu yang sudah menonton film ini, apakah film ini kisah nyata atau nggak.

SELAMAT MENONTON dan rasakan efeknya.

Kalau yang ingin lihat trailernya, klik di sini.


P.S: Saya menulis ini sambil merinding lho...

ja ne...

4 komentar:

Azam "foXIII" Raharjo mengatakan...

mantap kan

Anonim mengatakan...

awalnya sih merinding abis-abisan gan, setelah ane cari tau dari forum-forum ternyata hampir semuanya menjawab kalo ini film mockumenter.
hadeeeeh......
ilang deh sensasi merindingnya, but buat yg belum nonton dan blum tw apa itu mockumenter, lebih bagus nonton dulu filmnya lalu cari tau dah mockumenter ntu apaan

As hiken mengatakan...

Saya lg nonton sekarang..

As hiken mengatakan...

Saya lg nonton sekarang.. Awalnya bosen tp lama kelamaan dr segi cerita oke juga